Animated Cool Shiny Blue Pointer

Home

Selasa, 05 Juni 2012

Pemanfaatan Radioaktif dan Alat Pendeteksi Radioaktif

RANGKUMAN
1.    Alat Pendeteksi (Pencacah) Radioaktif
Pencacah Geiger – Muller
Pencacah ini digunakan untuk mendeteksi keberadaan sinar – x, sinar y dan partikel . Juga  untuk memdeteksi partikel x yang digunakan jendela mika yang tipis.Prinsip kerja :
- Terdapat dua elektrode yang dipasang pada alat ini.
- Tabung silindris sebagai katode dan sebagai onade di gunakan kawat. Gas yang digunakan      adalah gasargonpada tekanan 100 mmHg + Chlorin.
- Jika tabung menangkap partikel dari radiasi luar gas argon akan terionisasimenjadi ion positif dan negatif. Ion negatif ditarik menuju ke anode.
- Selama perjalanan, ion ini juga akan mengionisasi gas argon.
- Terjadilah banyak sekali ion pada ruang tersebut sehingga terjadi arus listrik yang cukup besar.
2.    Pemanfaatan Unsur Radioaktif dan Bahayanya
ü Pemanfaatan unsur radioaktif selain untuk PLTN juga digunakan dalam berbagai
bidang yakni antara lain :
A.  Bidang Kedokteran
1. Sinar X untuk penghancur tumor atau untuk foto tulang.
B.  Bidang Hidrologi
1.Mempelajari kecepatan aliran sungai.
2.Menyelidiki kebocoran pipa air bawah tanah.
C.  Bidang Biologis
1. Mempelajari reaksi pengesteran.
2. Mempelajari mekanisme reaksi fotosintesis.
D.  Bidang pertanian
1. Pemberantasan hama dengan teknik jantan mandul, contoh : Hama kubis
2. Pemuliaan tanaman/pembentukan bibit unggul, contoh : Padi
E.  Bidang Industri
1. Pemeriksaan tanpa merusak, contoh : Memeriksa cacat pada logam
2. Mengontrol ketebalan bahan, contoh : Kertas film, lempeng logam
F.   Bidang Arkeologi
1.    Menentukan umur fosil dengan C-14


ü Bahaya Zat Radioaktif 
ü Pencemaran zat radioaktif
Pencemaran zat radioaktif adalah suatu pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh debu radioaktif akibat terjadinya ledakan reaktor-reaktor atom serta bom atom. Limbah radioaktif adalah zat radioaktif dan bahan serta peralatan yang telah terkena zat radioaktif atau menjadi radioaktif karena pengoperasian instalasi nuklir yang tidak dapat digunakan lagi.  yang paling berbahaya dari pencemaran radioaktif seperti nuklir adalah radiasi sinar alpha, beta dan gamma yang sangat membahayakan makhluk hidup di sekitarnya. Selain itu partikel-partikel neutron yang dihasilkan juga berbahaya.
Apabila ada makhluk hidup yang terkena radiasi atom nuklir yang berbahaya biasanya akan terjadi mutasi gen karena terjadi perubahan struktur zat serta pola reaksi kimia yang merusak sel-sel tubuh makhluk hidup baik tumbuh-tumbuhan maupun hewan atau binatang.
Efek serta Akibat yang ditimbulkan oleh radiasi zat radioaktif pada umat manusia seperti berikut di bawah ini : Pusing-pusing, Nafsu makan berkurang atau hilang, Terjadi diare, Badan panas atau demam, Berat badan turun, Kanker darah atau leukimia, Meningkatnya denyut jantung atau nadi.
3.    Cara Menentukan Usia Fosil
Usia fosil bisa ditentukan dengan metode peluruhan radioaktif. Unsur yang sering digunakan untuk kegiatan ini adalah atom karbon-14 (C-14). Setiap mahluk hidup (manusia, binatang dan tumbuhan) dan benda mati di Bumi ini mengandung karbon-14.
 C-14 mempunyai waktu paruh 5.730 tahun, maksudnya jika dalam tubuh mahluk hidup terdapat 1000 atom C-14, 5.730 tahun setelah mahluk hidup itu mati, jumlah atom C-14 akan berkurang setengahnya menjadi 500. 5.730 tahun berikutnya atau 11.460 tahun kemudian jumlahnya tersisa 250 dan seterusnya.
Dengan mengukur jumlah C-14 yang terkandung pada fosil, umur fosil bisa ditentukan. Untuk rekaman sepanjang sejarah, metode ini cukup baik dengan penyimpangan akurasi sekitar beberapa ratus tahun. Untuk penentuan usia fosil jaman prasejarah, digunakan unsur lain seperti rubidium-87 yang waktu paruhnya 50 juta tahun atau samaryum-147 yang mempunyai waktu paruh selama 100 juta tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Tuliskan Komentar yang Membangun, Terima Kasih